Rapat Evaluasi LMA 7 suku kabupaten Teluk Bintuni
Bintuni- pada tanggal 17 Desember 2021 di adakan Rapat evaluasi LMA 7 suku kabupaten Teluk Bintuni, yang mana di pimpin oleh sekretaris LMA Melsianus Waney,SE bersama seluruh staf di ruang kantor LMA berlangsung dari jam 12:00-16:15 di kantor pusat.
Agenda yang di bahas adalah , Persiapan kunjungan Kedatangan Bupati Teluk Bintuni dan Pihak PlN Kabupaten Teluk Bintuni , dan Evaluasi kedua persiapan program kerja LMA 7 kedepan, dan akumudir hak-hak Masyarakat asli 7 suku kabupaten Teluk Bintuni.
Di hadiri ketua Forum pemuda peduli Otsus 7 suku kabupaten Teluk Bintuni , Agustinus Orosomna SH dkk ,sama memberikan saran dan masukan kepada lembaga 7suku untuk di perhatikan dan di akumudir oleh LMA 7 suku.
Saran dari Alosius seran terkait hal -hak manyakut orang Asli 7 Suku kabupaten Teluk Bintuni,harus di Kawar secara baik demi Negeri Sisar matiti dan Menyakut Resahafit Kabinet, dan Formasi CPNS , honorer, dan K2 perlu untuk Pemerintah daerah kabupaten Teluk Bintuni, Mengutamakan Anak -anak Asli 7 Suku kabupaten Teluk Bintuni di angkat sebagai CPNS .
Tekan ketua Himpunan pemuda Moskona (HIPMOS) ,Piter Masakoda,S.IP tekait lembaga 7 suku dan Forum pemuda peduli Otsus kabupaten Teluk Bintuni, harus ada kerja sama ,untuk mengakomodir hal-hal yang bersifat dan juga keterbukaan informasi dan juga harus adakan Rapat terbuka.
Hal ini terkait Rekomendasikan LMA 7 suku dan Forum pemuda peduli Otsus 7 suku kabupaten Teluk Bintuni, yang menurut Publik ,bahwa ada pengusulan orang luar dari 7 suku dan Papua untuk menduduki jabatan Sekretaris Daerah (SETDA) kabupaten Teluk Bintuni, bukan orang Asli 7 Suku dan Papua pada umumnya.
Karena hal inj menjadi konsumsi publik bahwasanya, kalau LMA 7 suku kabupaten Teluk Bintuni mendukung orang luar dari pada orang asli 7 suku kabupaten Teluk Bintuni.
Tambahkan lagi Agustinus Orosomna SH, bahwa apa bila ada insu atau informasi yang memang rasanya tidak sesuai, maka perlu teman -teman atau lembaga harus kordinasi dan senergitas kepada pemuda di Forum 7 suku yang ada.
Lanjut Thobias Mosoimen, bahwa yang penting adalah manajemen pengelolaan keuangan, manajemen kinerja dan harus ada transparansi kebijakan yang di ambil oleh lembaga adat 7 suku kabupaten Teluk Bintuni,demi anak -anak Asli 7 Suku dan Masyarakat Asli 7 Suku Bintuni perioritas utama untuk lembaga.
Pandangan oleh Musa Orocomna,S.AP ,ia juga menekankan kepada LMA 7 suku dan Forum pemuda peduli Otsus 7 suku,agar pendataan khusus PNS , Honorer K2 dan anak -anak Asli 7 Suku yang Penganguran sebagai data di LMA dan Forum,agar jadi dasar hukum untuk kita bisa bicara dengan pihak punya wewenang.
Tandas warta LMA 7 suku kabupaten Teluk Bintuni.
Pewarta : Ruben C Frasa
Tempat. : Kantor pusat LMA 7 suku
Jam : 15: 18 WIT